Sunday, May 24, 2015

Review Marathon: Wedding Rush by Jenny Thalia Faurine

Judul: Wedding Rush
Penulis: Jenny Thalia Faurine
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tebal: 328
Format: Paperback
Terbit: April, 2015
Harga: Rp47.840 (BukaBuku)
Rating: 4 / 5 stars

Date started: 23 Mei 2015 - Date finished: 24 Mei 2015

Sinopsis:
Padma memutuskan meninggalkan tiga orang sahabatnya—Rajata, Resita, dan Daka—setelah akhirnya mengetahui kalau perasaannya tidak terbalas pada Rajata. Rajata memberi hatinya pada Resita, dan Padma sadar, tidak mungkin memaksakan perasaannya pada Rajata. Padma bahkan harus meninggalkan keluarganya dan Daka yang sebenarnya siap untuk terus berada di sisinya. Padma tidak ingin merusak hubungan persahabatan mereka. 
Butuh waktu lama untuk bisa kembali lagi. Dua tahun di negeri orang sampai akhirnya dia memutuskan kembali pada saat pernikahan Rajata dan Resita. Doa Daka agar Padma segera mendapatkan seseorang yang membantunya menyembuhkan patah hatinya ternyata terkabul. Riko hadir di waktu yang tepat. Tapi … semua terasa tidak benar saat Padma dan Riko memutuskan untuk menikah. Tidak hanya Padma yang harus sembuh, tapi Daka juga harus sembuh dari rasa ketidakpercayaannya akan pernikahan.

Hi semuanya! Selamat datang di pemberhentian kedua dari terakhir Review Marathon Wedding Rush sebelum puncaknya di blog Jenny Thalia Faurine nanti tanggal 25 Mei 2015 (oh ya! bakalan ada giveaway-nya juga loh!!) Oke tanpa lama-lama basa-basi silakan disimak review-ku tentang Wedding Rush.

Review:
Wedding Rush, yang merupakan novel ke-10 dari Jenny ini bercerita tentang empat sahabat yang sangat dekat antara satu sama lain yaitu Rajata, Resita, Daka, dan Padma. Di sini diceritakan bahwa ada cinta segitiga di antara mereka, Padma dan Resita sama-sama menyukai Rajata tetapi Rajata hanya menyukai Resita. Karena keadaan ini Padma memutuskan untuk melepaskan Rajata dengan menyuruhnya menikah dengan Resita dan juga karena patah hati, Padma memutuskan untuk pergi ke Jerman meninggalkan sahabat-sahabatnya.

Dua tahun berlalu, Rajata dan Resita akhirnya menikah dan yang mengagetkan Padma juga telah kembali ke Indonesia. Akan tetapi, setelah dua tahun berlalu Padma belum siap untuk langsung bertemu para sahabatnya dan mencoba untuk kembali seperti dulu lagi. Disinilah datangnya Daka yang memang paling dekat dengan Padma. Dia membantu Padma move on dan mencairkan suasana antara mereka berempat.

Dalam proses move on Padma datanglah sosok Riko yang sangat gigih sekali dalam mengejar Padma. Dia yakin bahwa dialah sosok yang bisa membuka hati Padma dan melupakan Rajata. Berhasilkah Riko? Atau apakah akan ada hal lain yang terjadi?

Okee, memang tema ceritanya udah mainstream tapi aku nggak ngerasa bosan sama sekali membaca buku ini. Mungkin bagi sesepuh pembaca novel romance ada beberapa yang bakalan sedikit tidak suka dengan novel ini karena unsur mainstream-nya. Tetapi sah-sah saja sih buatku, karena cara penceritaannya cukup berbeda. Novel ini merupakan salah satu jawaban dari pertanyaan "Bisa nggak sih sepasang cowok dan cewek bersahabat tanpa nantinya berujung jadi cinta?" untuk jawabannya sih aku saranin baca bukunya aja wkwk.

Salah satu hal yang aku suka di buku ini adalah persahabatan Rajata, Resita, Daka, dan Padma. Persahabatan mereka ini mengingatkanku pada geng AAGABAN di novel Negeri Van Oranje. Unsur persahabatan di novel ini sangat kental, aku suka membaca bagian-bagian mereka berkumpul bersama. Favoritku adalah saat mereka berempat sedang berlibur ke Anyer!

Aku juga suka kebiasaan-kebiasaan yang diletakkan pada beberapa karakter di buku ini. Contohnya seperti Resita dengan kebiasaan berganti warna lipstik yang selalu sesuai dengan mood-nya saat itu (coba bayangin deh kalo beneran ada orang kayak gini, pasti lucu banget!!) dan juga kebiasaan Daka nulis dengan post-it berbentuk lucu, seperti post-it beruang yang ikonik di buku ini.

Satu hal lagi, buku ini banjir quote-quote romance yang bagus-bagus dan quote-quote-nya juga bukan quote mainstream yang udah sering dilihat orang! Aku jadi susah milih yang mau dimasukin ke blog yang mana aja, berikut beberapa quote yang aku sukai dari buku ini.
When someone comes into your life, God sent them for a reason. Either to learn from them, or to be with them until the end. -Unknown
I may be clueless and clumsy. But I've got friends who love me. -Jessica Andrews
To fall in love is awfully simple but to fall out of love is simply awful. -Bess Myers
Ketika kita sering mengucapkan nama seseorang dalam hati dan pikiran, itulah saat dimana kita mulai memasukkan seseorang ke dalam hati dan belajar mencintainya.
"Cinta itu, bukan sesuatu yang harus dipahami, tapi diresapi sampai lo bener-bener ngerasain cinta itu sendiri di hati lo."
Quote-quote yang badayyy bukan? Not to mention ada juga beberapa yang menohok.

Kelemahan buku ini masih terletak pada ketidaknyamananku saat melihat ada kesalahan tata bahasa dalam kalimat berbahasa Inggris. Salah satu contohnya ada kalimat "Are you fall in love with me?" yang seharusnya "Are you falling in love with me?" Ya simple ajasih, agak mengganggu untukku tapi mungkin tidak untuk pembaca yang lain.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nah, itu dia pendapatku tentang cerita Wedding Rush ini. Selain Review Marathon ini juga ada Interview kecil-kecilan dimana setiap blogger yang mengikuti Review Marathon ini menanyakan satu pertanyaan yang ditujukan untuk Jenny.

My Interview with Jenny Thalia Faurine a.k.a. Jenny Penulis Kondang


Jen, dari semua karakter cowok di novel-novel kamu mana sih yang menurutmu paling "marriageable"? Terus alasannya kenapa?
Duh, semuanya minta dibawa ke KUA. Hahaha. Tapi, yang paling marriageable itu... Riko, kali ya. Soalnya Riko itu orang yang serius. Dia mau berusaha untuk dapetin apa yang dia mau--sesulit apa pun hal itu. Dan dia punya visi yang jelas buat hidup ke depannya nanti kayak gimana. Berani buat berkomitmen. Aiiiih :'
Oh ya, buat kalian yang baru aja sadar kalo ada Review Marathon Wedding Rush yang diikutin oleh blogger-blogger buku yang super duper kece (HELLAAW kalian darimana aja?!). Inilah blogger-blogger tersebut! Simaklah review mereka!!

Akhfhin @ Books -over- ALL (You are here!!)

Jangan lupa ya nanti puncak acara Review Marathon ini bakalan ada di blog penulisnya, Jenny Thalia Faurine. Kalian jangan sampai kelewatan ya! Karena Jenny [http://jennythalia.wordpress.com] bakalan ngadain giveaway berhadiah yang WOW bingits :D

Sekian dari saya, terima kasih!! Salam Aqidah *plakk*

© books-over-all ©

17 comments:

  1. Jen... Jen... baru 19 tahun pun sudah ngeluarin novel ke-10. Salut deh! :D

    Setuju banget, Jen. Sejak pertama kali baca review ini, akika pun langsung naksir sama Riko. Thank you udah bikin karakter macam dia ini. Sosok inilah yang saya mau! #eh
    Yah, tesera deh Padma mau cinta ape kagak. Kalo Riko dicampain Padma, sinih Bang Riko, adek siap jadi sandaran hati Abang. Hahahaha :p

    ReplyDelete
  2. Hiyaa benar quote nya badayyy banget ^^
    Baru tahu kalau unsur persahabatannya juga menonjol. Meski Padma lagi patah hati terhadap salah satunya?? Wooh keren ^^

    ReplyDelete
  3. Bener2 nh quote kakak ngena banget sampai ke ulu hati, hehehhe =D
    Keren kak, jadi makin super duper pengen baca novelnya =)

    ReplyDelete
  4. emang riko cowok idaman banget. Dan cinta diantara persahabatan cowok & cewek. Mungkin banyak kali ya yg mengalaminya. Atau authornya juga mengalami hal yg sama? Hihii. Quote novel nya juga kereen!!

    ReplyDelete
  5. Kesemsem deh sama karakter riko ini, dia punya visi & misi yg jelas buat kedepannya dan yg paling penting itu dia berani berkomitmen. Mas riko kalo ngga jd sama padma saya siap kok nampung #eh XD Qoute nya keren2!! Makin kepo maksimal pengen baca novelnya dan penasaran sama endingnya ;3

    ReplyDelete
  6. Well, buku ini memang berbeda dari buku-buku Le Mariage yang lainnya :3 apalagi dengan penulisnya yang masih 19 tahun, waah masuk wishlist nomer satu nih! ^^ quotes nya keren (banget), udah lama saya ga baca novel Indonesia yang quotes nya keren kaya gini :3 good review kak! ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih!
      Semoga kamu bisa cepat membacanya yah! :))

      Delete
  7. Review terakhir dan paling komplit menurutku. Dan rapiiiii, bagus hehe. :3 Diulasnya bener-bener jelas.....jelas bikin penasaran. /: wkwk.
    Tapi yang paling bikin aaku penasaran (setelah baca semua review termasuk ini), karakter tokoh2nya itu... penasaran T_T terutama sama Daka, hehe. #siapananya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih!
      Ikut senang apabila ada yang suka membaca review yang aku buat! :))

      Delete
  8. Nama : sabila rahmah azzahra
    Domisili : prabumulih, palembang, sumatera selatan
    email : sabilarahmah1@gmail.com

    Jawaban : aku ngeliat postingan ini dari twitter kakak, setelah baca sinopsisnya aku tertarik banget sama novel kakak. pertanyaan kakak itu bikin nyesss, secara itu yang aku alamin sekarang. menurut aku ketika kita mencintai sahabat kita, yang ita lakukan cuma bisa menyembunyikan perasaan kita sendiri, secara kita udah sahabatan apalagi sahabatannya udah lama masa persahabatan kita harus hancur gara-gara cinta. Dan seandainya kita bisa mengubur perasaan kita mending kita kubur aja. walaupuun rasanya sakit insya allah bisa kok. jodoh itu nggak kemana, dan kalo memang menurut kita harus diperjuangin perjuangin aja. cinta nggak harus memiliki, cinta hadir jika kita merasa nyaman sama seseorang :)
    semoga aku bisa dapetin novel kakak, dan aku bisa jadi penulis kayak kakak amin O:)

    ReplyDelete
  9. Memang benar bahwa dalam persahabatan antara laki-laki dan perempuan itu nggak pernah ada yang tulus. Pasti ada embel-embel cinta. Syukur-syukur kalau saling mencintai dua-duanya. Kalau enggak, ya kayak yang dialami Padma ini. Harus rela melihat sahabat yang kita cinta berbahagia dengan orang lain. Duh... Mbak Jenny ini pandai sekali bikin hati pemabca kebat-kebit.

    ReplyDelete
  10. Yu ah beli novel nya, penasaran gimana cara nya Padma move on

    ReplyDelete
  11. quotenya menampar bangetttt jadi bikin penasaran bacaaaaa

    ReplyDelete
  12. Kembali lagi aku mau bilang, "salut banget sama si penulis" ^^

    Hampir semua blog host, kayaknya berpendapat sama bahwa Wedding Rush ini banjir banget sama quotes keren. Semoga bisa dapat satu novel-nya ah, biar quotesnya bisa aku comot jadi status sosmed #eh

    And, kayaknya lucu beneran sih jika beneran ada cewek yang pake lipstik sesuai mood-nya. Hihii, gak kebayang tuh lipstik ada berapa. Tapi, kalopun ada kayaknya orang seperti ini tipikal orang yang gampang ditebak kali yaa ^^v

    ReplyDelete
  13. Dari review marathon yang sudah saya baca, semua pada bilang kalau dalam buku ini bertebaran quotes-quotes kece yang menohok hati dan bikin galau. Jadi pengen ngerasain sensasi membaca quotes itu deh. Memang sih tema dalam novel ini mainstream. Apalagi akhir-akhir ini banyak penulis yang menggunakan tema pernikahan dalam karyanya. Tapi pasti kak Jenny punya cara sendiri untuk membuat novelnya berbeda dengan novel yang bertema serupa.

    ReplyDelete
  14. Aku mlah penasaran sama Daka... hehehe.... quote-nya ngena banget deh... tema cinta emg g da bosennya

    ReplyDelete
  15. Sinopsisnya sama seperti dari review di blog ky book's menurutku. jadi penilaiannya juga sama. tapi disini saya mendapat kekurangan baru dari novel ini dimana penataan bahasa inggrisnya yang kurang. tapi selebihnya hal yang samadari setiap review merupakan kelebihan dari buku ini adalah dari quootes yang menaruh makna yang dalam. dan itu poin penting juga. dimana karena quotes itu membuat orang jadi teringat terus akan novel ini ^^

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...